KETERAMPILAN DASAR MENGAJAR DALAM
PEMBELAJARAN DI SD
A.
Keterampilan Bertanya
Keterampilan
adalah suatu proses fisikal, emosional dan intelektual. Dalam Kamus Besar
Bahasa Indonesia (1991) terampil adalah cakap dalam menyelesaikan tugas, mampu
dan cekatan. Sedangkan keterampilan adalah kecakapan untuk menyelesaikan tugas. bertanya merupakan ucapan verbal yang
meminta respons dari seseorang yang dikenali. Respons yang diberikan dapat
berupa pengetahuan sampai dengan hal-hal yang merupakan hasil pertimbangan. Jadi
bertanya merupakan stimulus efektif yang mendorong kemampuan berfikir.
Jadi
dapat disimpulkan bahwa keterampilan bertanya adalah kecakapan atau proses
fisikal, emosional, dan intelektual untuk mengucapkan sesuatu dimana dari
ucapan tersebut meminta respons atau tanggapan dari orang yang mendengar ucapan
tersebut.
Adapun komponen-komponen yang harus diperhatikan
guru dalam memberikan pertanyaan kepada peserta didik adalah pengungkapan
pertanyaan secara jelas,pemberian acuan,pemusatan, pemindahan giliran,
penyebaran, pemberian waktu berfikir, dan pemberian tuntunan.
1.
Jenis-Jenis
Pertanyaan
a.
Pertanyaan
Pengetahuan
Pertanyaan
yang hanya mengharapkan jawaban yang sifatnya hafalan atau ingatan siswa
terhadap apa yang telah dipelajarinya.
b.
Pertanyaan
Pemahaman
Pertanyaan
ini menuntut siswa untuk menjawab pertanyaan dengan jalan mengorganisasi
informasi-informasi yang pernah diterimanya dengan kata-kata sendiri, atau
menginterpretasikan atau membaca informasi yang dilukiskan melalui grafik atau
kurva dengan jalan membandingkan atau membeda-bedakan.
c.
Pertanyaan
Penerapan
Pertanyaan yang menuntut siswa untuk memberi jawaban tunggal
dengan cara menerapkan pengetahuan, informasi, aturan-aturan,
kriteria, dan lain-lain yang pernah diterimanya.
Keterampilan Bertanya
•Bertanya dasar:
pertanyaan pertama dan pembuka yang diajukan guru pada awal pelajaran
•Pertanyaan lanjutan:
merupakan kelanjutan dari pertanyaan dasar yang mengutamakan usaha
mengembangkan keterampilan berfikir, memperbesar partisipasi,dan mendorong agar
dapat berinisiatif sendiri.
B.
Keterampilan
Memberi Penguatan
Merupakan
suatu alat pendidikan yang menyenangkan berupa pujian, hadiah dan tanda
penghargaan yang bertujuan untuk memperkuat tingkah laku anak didik yang sudah
baik, atau juga sebagai suatu keterampilan yang memberi penguatan berupa respon
positif dari guru kepada anak didik yang telah melakukan suatu perbuatan baik. penguatan adalah respon terhadap suatu
tingkah laku yang dapat meningkatkan kemungkinan berulangnya kembali tingkah
laku tersebut. Tindakan tersebut dimaksudkan untuk mengajar atau membesarkan
hati siswa agar lebih giat berpartisipasi dalam interaksi belajar mengajar.
Penguatan juga
merupakan adalah segala bentuk respon, apakah bersifat verbal
ataupun nonverbal, yang merupakan bagian dari modifikasi tingkah laku guru
terhadap tingkh laku siswa, yang bertujuan untuk memberikan informasi atau
umpan balik (feedback) bagi si penerima (siswa) atas perbuatannya
sebagi suatu tindak dorongan ataupun koreksi.
C.
Keterampilan
Mengadakan Variasi
Keterampilan mengadakan variasi adalah suatu proses
perubahan dalam pembelajaran yang bertujuan untuk menghilangkan kejenuhan dan
kebosanan serta berubahnya mood siswa dalam proses pembelajaran untuk menerima
bahan pengajaran yang di berikan guru dan memusatkan perhatian siswa sehingga
siswa agar dapat selalu aktif dan terfokus dalam proses pembelajaran.
Keterampilan mengadakan variasi ini juga dapat digunakan untuk penggunaan
lketerampilan mengajar yang lain, seperti dalam menggunakan keterampilan
bertanya, memberi penguatan, menjelaskan dan sebagainya.
Tujuan pokok dari pengadaan variasi dalam
kelas antara lain :
1. Menimbulkan dan meningkatkan
perhatian siswa kepada aspek-aspek pembelajaran
2. Memupuk tingkah laku yang positif
terhadap guru dan sekolah dengan berbagai cara mengajar yang lebih hidup dan
lingkungan belajar yang lebih baik.
3. Meningkatkan kadar CBSA dalam proses
belajar mengajar dengan melibatkan siswa dengan berbagai tingkat kognitif.
D.
Keterampilan Menjelaskan
Keterampilan
menjelaskaan adalah penyajian informasi secara lisan yang diorganis dengan
sistematis untuk menunjukkan adanya hubungan anatara satu pesan dengan pesan
yang lainnya, sehingga tercapailah suatu pemahaman yang diinginkan.
Adapun
Prinsip-Prinsip Dalam Keterampilan:
1.
Keterkaitan dengan tujuan
2.
Relevan antara penjelasan dengan materi
dan karakteristik siswa, penjelasan guru harus sesuai dengan materi yang
diajarkan.
3.
Kebermaknaan
4.
Dinamis
5.
Penjelasan dilakukan dalam kegiatan
pendahuluan, inti, dan kegiatan penutup.
Daftar Pustaka
Dwi Susanti,
FKIP UMP. 2012. Meningkatkan
Keterampilan Bertanya.jurnal.pdf.com
Kamus Besar Bahasa Indonesia. 1991.
Menurut saudara keterampilan bertanya sudah ada pada kelas rendah atau tidak?
BalasHapus