Hakikat
Media Pembelajaran
A.
Hakikat, Fungsi dan Peranan Media Pembelajaran


Menurut
Heinich, dkk (1993) dalam buku Sri Anitah (2008:6.3) media merupakan alat
saluran komunikasi. Media berasal dari bahasa Latin dan merupakan juga bantuk
jamak dari kata “medium” yang secara harfiah berarti “perantara”. Media
pembelajaran membawa pesan-pesan dalam rangka mencapai tujuan pembelajaran
mengaitkan hubungan antara media dengan peran dan metode dalam proses
pembelajaran.
Hubungan
Media dengan Pesan dan Metode Pembelajaran.
Hakikatnya
media pembelajaran yang dirancang dengan baik dapat merangsang timbulnya proses
atau dialog mental pada diri siswa. Atau bisa juga disebut sebagai terjadinya
komunikasi antara siswa dengan media atau secara tidak langsung tentunya
anatara siswa dengan penyalur pesan (guru). Media pembelajaran terdiri dari dua unsur
penting:
1.
Software
(Perangkat Lunak)
Merupakan informasi atau bahan ajar itu
sendiri yang akan disampaikan kepada siswa.
2.
Hardware
(Perangkat Keras)
Merupakan sarana atau peralatan yang
digunakan untuk menyajikan pesan/bahan ajar tersebut.
Adapun
fungsi dari Media Pembelajaran yaitu:
a.
Merupakan
fungsi tersendiri sebagai sarana bantu untuk mewujudkan situasi pembelajaran
yang lebih efektif.
b.
Merupakan
bagian integral dari keseluruhan proses pembelajaran.
c.
Penggunaannya
yang relevan dengan kompetensi yang ingin di capai.
d.
Tidak
sekedar barang mainan tetapi berfungsi untuk sarana pembelajaran.
e.
Mempercepat
proses pembelajaran.
f.
Meningkatkan
kualitas proses belajar-mengajar.
g.
Meletakkan
dasar-dasar yang konkret untuk berpikir.
B. Jenis dan Karakteristik Media Pembelajaran
Media pembelajaran pada umumnya
dapat di kelompokkan ke dalam 3 jenis, yaitu:
a.
Media Visual
Merupakan media yang hanya dapat
dlihat dengan menggunakan indera penglihatan. Jenis media inilah yang sering
digunakan oleh guru-guru sekolah dasar untuk membantu menyampaikan isi atau
materi pembelajaran.
1)
Media
Visual yang Diproyeksikan
Media yang menggunakan alat proyeksi sehingga
gambar atau tulisan tampak pada layar.
2)
Media
Visual Tidak Diproyeksikan
Jenis media visual yang tidak di proyeksikan
yang dijelaskan dalam kegiatan belajar.
a). Gambar Fotografik
b). Grafik
c).Diagram
d). Poster
e). Kartun
f). Media tiga dimensi
b.
Media Audio
Merupakan media yang mengandung
pesan dalam bentuk auditif yang dapat merangsang pikiran, perasaan, perhatian
dan kemauan para siswa untuk mempelajari bahan ajar.
·
Kaset
Suara
·
CD
Audio
·
Program
Radio
c.
Media Audio Visual
Merupakan media yang kombinasi audio
dan visual atau disebut media pandang dengar. Dalam hal ini guru tidak selalu
punya peran sebagai penyaji materi, tetapi penyajian materi bisa diganti oleh
media audio visual dan peran guru beralih menjadi fasilitator belajar. Contoh
dari media audio visual yaitu:
·
Program
video/televisi pendidikan
·
Video/televisi
instruksional
·
Program
slide suara
·
Program
CD interaktif.
C. Pemilihan Penggunaan, Perawatan Media
Pembelajaran Sederhana
1. Pemilihan Media Pembelajaran
Terdapat tiga hal utama yang perlu menjadi
dasar pemilihan media:
·
Tujuan
Pemilihan Media Pembelajaran
Dalam hal ini harus ada tujuaan pemilihan media pembelajaran yang jelas.
·
Karakteristik
Media Pembelajaran
Setiap media pembelajaran memiki karakterisitk tertentu, baik dilihat
dari segi kendalanya, cara pembuatannya maupun cara penggunannya.
·
Alternatif
Media Pembelajaran yang dapat Dipilih
Memilih media pada dasarnya merupakan proses mengambil atau menentukan
keputusan dari berbagai bahan pilihan yang ada.
2. Penggunaan Media Pembelajaran
a. Penggunaan Media Grafis
·
Cara
menggunakan grafis
·
Cara
menggunakan bagan dan diagram
·
Cara menggunakan
poster
·
Cara
menggunakan kartun
b. Penggunanan Media Tiga Dimensi
3. Pemeliharaan media Pembelajaran
·
Dalam
media grafis cara perawatannya yaitu dengan tidak menyimpannya tidak digulung atau dilipat.
·
Diupayakan
dengan pembuatan display atau papan
penyajian.
·
Sediakan
ruang tertentu untuk penyimpanan berbagai media pembelajaran.
D. Pemanfaatan Lingkungan sebagai Sumber
Belajar
Sumber
belajar dapat diartikan sebagai segala hal di luar diri anak didik yang
memungkinkannya untuk belajar, dapat berupa pesan, orang, bahan, alat
teknik dan lingkungan. Pembelajaran yang sedang dikembangkan sekarang
adalah pembelajaran yang memanfaatkan lingkungan sebagai sumber belajar yang
dikenal dengan pembelajaran konteksual. Guru dalam mengajar tidak terikat pada
buku teks, dan menjelaskan kepada siswa tentang konsep-konsep, istilah-istilah
dan teori-teori di kelas secara abstrak dan siswa berusaha untuk memahami
jalani pikiran guru. Guru menjadi satu-satunya sember belajar dan pembelajaran
berpusat pada guru.
Adapun manfaat lingkungan sebagai sumber belajar:
1.
Membuat siswa mendapatkan informasi berdasarkan pengalaman langsung.Membuat
siswa mudah mencapai sasaran
pembelajaran yang telah ditetapkan
2. Membuat siswa mengenal dan
mencintai lingkungan yang pada akhirnya mengagumi dan mengagungkan penciptanya
3. Membuat pelajaran lebih konkrit
4.. Biaya relatif murah
5. Penerapan ilmu menjadi lebih
mudah, sesuai dengan permasalahan yang dihadapi dalam kehidupan sehari-harinya, sehingga siswa akan merasakan
bahwa belajar itu bermakna dan menarik.
6. Sesuai dengan prinsip didaktik
dan perkembangan yaitu:
a.
Anak berbeda dalam kemampuan dan kecepatan belajarnya.
b.
Anak berkembang secara optimum sesuai dengan perkembangan fisik, intelektual,
sosial serta perasaan berdasarkan azas kebebasan (aktualisasi
diri).
c.
Belajar dari yang : Konkrit ke abstrak, Mudah/sederhana ke yang sukar/majemuk,
Dekat ke yang jauh, Sudah diketahui/dikuasai kepada yang belum
diketahui/dikuasai.
7. Mengembangkan motivasi dan
prinsip “Belajar Bagaimana Belajar”, dengan dasar metoda ilmiah dan pengembangan ketrampilan
proses, sehingga tertanam sikap ilmiah.
Daftar Pustaka
Anitah, sri. 2008. Strategi Pembelajaran di SD. Jakarta:
Universitas Terbuka.
Kodir, Abdul. 2011. Strategi Belajar Mengajar. Bandung:
Pustaka Setia.
Priansa, Juni Donni. 2017. Pengembangan Strategi dan Model
Pembelajaran. Bandung: Pustaka Setia.
Kapan dikatakan media itu baik dan mendukung dalam pembelajaran? Dan apakah dengan selalu menggunakan media untuk dapat tercapainya tujuan pembelajaran?..jelaskan!
BalasHapusMenurut saudara seberapa pentingnya media pembelajaran?
BalasHapus